Berita

DPP GMNI saat mendatangi Kedubes AS/Istimewa

Politik

GMNI Minta AS Dan Iran Menahan Diri

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 18:03 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bertemu dengan duta besar Amerika Serikat pada Kamis, 9/01/2020 di kantor Kedutaan Besar Amerika Jalan Medan Merdeka Selatan No. 3-5, Jakarta.

Saat audensi dengan Dubes AS, Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino menyampaikan pernyataan sikap terkait eskalasi konflik di Timur Tengah yang sedang memanas.

Arjuna menegaskan GMNI menginginkan Amerika Serikat menahan diri. Menurut Arjuna, konflik antar negara yang memanas akan berdampak pada perekonomian global.


"Amerika harus menahan diri. Karena jika konflik ini berlarut akan berdampak negatif pada perekonomian global," ungkap Arjuna

Sebelum mendatangi kedubes AS, DPP GMNI juga beraudiensi dengan Kedutaan Besar Iran pada Rabu (08/01) di kantor Kedutaan Besar Iran Jalan HOS. Cokroaminoto No.110, Menteng, Jakarta.

Arjuna juga menyampaikan hal yang sama kepada pihak Kedutaan Besar Iran agar tidak terpancing dan melakukan serangan balasan. Karena resiko atas konflik di Timur Tengah tidak ada untungnya bagi kedua belah pihak.

"Kami sampaikan kepada pihak Kedutaan Besar Iran tidak perlu ada serangan balasan. Hancurnya perekonomian global akibat konflik ini tidak menguntungkan siapapun," tutur Arjuna.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya