Berita

Menlu RI, Retno Marsudi (kanan)/Net

Politik

Secara Konstitusi, Indonesia Berhak Andil Selesaikan Konflik Iran-AS

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 00:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketegangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat mau tidak mau akan berdampak pada stabilitas ekonomi dan politik negara lain. Pasalnya, kedua negara tersebut memiliki andi besar dalam sistem perdagangan dunia, salah satunya pengaruh lajur minyak dunia.

Pengamat hubungan internasional, Hikmahanto Juwana mengatakan, konflik Iran dan AS harus dibahas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Menurut saya sudah waktunya diagendakan untuk pembahasan. Untuk menyalurkan kemarahan dan dendam Iran agar tidak menggunakan kekerasan,” ucap Hikmahanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/1).


Sebagai anggota dewan keamanan PBB tidak tetap, jelasnya, Indonesia perlu bersuara dalam mengatasi konflik keduan negara tersebut ke Mahkamah Internasional.

“Tapi bukan sekadar tampil. Kan kita punya kewajiaban berdasarkan konstitusi kita,” katanya.

Pembahasan di dunia internasional perlu diinisiasi Indonesia lantaran hal tersebut juga bertujuan agar Indonesia diakui negara lain yang memiliki andil dan peran dalam perdamaian dunia.

“Kalau Menhan tidak usah berperan. Menlu mungkin sudah perlu memikirkan apakah Indonesia perlu berinisiatif mengagendakan pembahasan di DK PBB mengingat Indonesia adalah anggota tidak tetap PBB,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya