Berita

Hendri Satrio/Net

Politik

Soal Natuna, Hensat: Jadi Yang Bener Mana Pak Jokowi?

RABU, 08 JANUARI 2020 | 19:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo menyampaikan tidak ada kapal penangkapan ikan dilakukan oleh Pemerintah Komunis China saat mengunjungi Kepulauan Natuna siang tadi, Rabu (8/1).

Padahal, secara terang-terangan pemerintah China melalui Jurubicara, Geng Shuan menyatakan bahwa Natuna merupakan bagian dari Kepulauan Nansha. Sehingga China berhak melakukan traditional fishing ground di Natuna.

Selain itu terdapat coast guard di perairan Natuna, dan kapal penangkapan ikan serta kapal perang yang kerap memasuki Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.


Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio mempertanyakan Presiden Jokowi perihal kedaulatan RI dalam perkara pelanggaran ZEE oleh China di Natuna Utara.

“Jadi yang bener yang mana Pak @jokowi? China langgar kedaulatan kita atau tidak Pak,” ucap Hensat dalam akun Twitternya, Rabu (8/1).

Dia juga menyinggung perihal Menko Kemaritiman, Luhut B. Panjaitan yang takut adanya masalah Natuna menghambat investasi negara tirai bambu itu di Indonesia.

“Apakah ini ada kaitannya dengan pernyataan Menteri Bapak yang takut kegaduhan ini hambat investasi? Sebab sebelumnya menteri-menteri Bapak menyampaikan hal yang berbeda. Mohon pencerahan #Hensat,” tandasnya.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya