Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristianto/RMOL

Politik

Bantah Skandal Jiwasraya Tidak Terkait Biaya Pilpres 2019, PDIP Dorong Bentuk Pansus

RABU, 08 JANUARI 2020 | 17:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pastikan isu soal skandal PT Asuransi Jiwasraya gagal bayar polis nasabah untuk biaya Pilpres 2019 dinilai tak berdasar.

Justru, PDIP mendorong agar skandal Jiwasraya yang mengakibatkan negara merugi Rp13,7 triliun itu segera terbongkar.

Begitu ditegaskan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).


"Sejak awal PDIP mempunyai komitmen untuk mengedepankan demokrasi berkeadaban dengan tidak menggunakan alat kekuasaan negara. Apalagi sampai terjadi manipulasi keuangan, itu suatu hal yang ditentang PDIP," kata Hasto.

Karena itu, kata Hasto, PDIP mendorong agar rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menuntaskan kasus Jiwasraya dapat segera terealisasi.

"Termasuk Pansus, itu kan kesepakatan di DPR, sekiranya langkah itu akan memberikan dukungan pengungkapan kasus tersebut. Kami akan memberikan dukungan," katanya mantap.

Lebih lanjut, PDIP juga meminta semua pihak untuk mengedepankan langkah hukum terkait skandal Jiwasraya ini. Salah satunya, dengan berkoordinasi dengan lembaga terkait agar segera menangkap terduga pelaku dibalik skanda Jiwasraya.

"Kejahatan kerah putih termasuk financial engineering harus diatasi dengan mengedepankan hukum dan memberikan hukum setimpal kepada mereka," pungkasnya. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya