Berita

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PPP, Syaifullah Tamliha/Net

Politik

Situasi Di Irak Makin Panas, Komisi I DPR Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNI

RABU, 08 JANUARI 2020 | 11:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Serangan balasan Iran yang menargetkan pangkalan militer pasukan Amerika Serikat di Irak membuat situasi di wilayah tersebut semakin panas.

Ketegangan di wilayah tersebut membuat anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PPP Syaifullah Tamliha khawatir dengan keselamatan warga negara Indonesia yang berada di sana.

Tamliha menyarankan pemerintah Indonesia, melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, segera mengevakuasi warga negara Indonesia di Iran maupun Irak.


“Ada baiknya pemerintah melakukan perlindungan terhadap WNI. Korsel, kemudian Jepang sudah menarik warganya termasuk China,” ucap Tamliha kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/1).

Dia menjelaskan, posisi kantor kedutaan besar Indonesia di Irak berdekatan dengan Kedubes Amerika Serikat di Baghdad. Sehingga dia khawatir atas keselamatan para tenaga kerja Indonesia di Irak.

“Semua pegawai tidurnya di kedutaan besar. Dubesnya, diplomatnya, semua di sana,” katanya.

“Kita enggak pernah tahu, roket atau rudal Iran itu larinya ke mana. Kalau tidak sesuai target malah kedutaan besar yang dibom. WNI kita banyak di sana,” tambahnya.

Oleh karena itu, baik Menlu maupun Menhan perlu mempertimbangkan untuk segera memulangkan WNI di Irak maupun Iran sebelum terjadi hal buruk.

“Patut dipertimbangkan oleh Menlu dan Menhan, memulangkan atau memindahkan TKI ke zona aman,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya