Berita

Menhan Prabowo/Net

Politik

Buktikan Ketegasan, Menhan Prabowo Diminta Turun Langsung Ke Natuna

RABU, 08 JANUARI 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto diminta untuk turun langsung ke Natuna untuk mengecek situasi dan kondisi di lapangan. Hal itu dilakukan untuk mempertegas sikap pemerintah Indonesia atas klaim sepihak Pemerintahan Komunis Cina mengenai laut di Natuna Utara.

“Beliau harus terjun langsung ke Natuna, harus datang bersama dengan armada laut kita, tunjukkan pesan bahwa Natuna milik Indoensia dan militer kita mampu menjaga perairan serta menindak siapapun yang mencuri kekayaan alam indonesia. Mungkin bisa dikemas dengan latihan militer,” ujar Direktur Indonesia Popular Survey Silvianus Alvin kepada wartawan, Rabu (8/1).

Dengan memiliki latar belakang militer, kata Silvianus, Prabowo harus tegas perihal mempertahankan teritori Indonesia di Natuna.


“Ini bukan persoalan untuk perang. Tapi menunjukkan ketegasan. Prabowo dengan latar belakang militernya seharusnya mampu menunjukkan ketegasan tersebut. Malah sebaliknya, Menlu Retno terkesan lebih berani dan tegas dalam membela Natuna dan kedaulatan Indonesia,” tuturnya.

Silvianus menyayangkan sikap Prabowo sebagai Menteri Pertahanan yang menunjukkan sikap kurang tegas mengenai Natuna.

“Pernyataan kita cool saja, kita santai oleh Prabowo itu bagi saya kurang tepat. Sebaiknya ia meralat kalimat itu dan menegaskan bahwa Natuna itu masuk wilayah Indonesia, no ifs, no buts, no other excuses,” katanya.

Menurutnya, pernyataan yang dikeluarkan Prabowo tersebut seakan-akan menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia bersikap santai apabila ada bagian negara Indonesia yang diakui negara lain.

“Bahkan, bisa saja ada interpretasi di benak publik kalau Menhan kita takut berhadapan dengan China,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya