Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Kalau Mau Selesaikan Jiwasrayagate, Jokowi Harus Ganti Pimpinan OJK

SELASA, 07 JANUARI 2020 | 22:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Mega skandal perusahaan asuransi pelat merah, PT Jiwasraya menjadi perhatian publik karena diduga merugikan negara senilai total Rp 13,7 triliun.

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli menyebutkan, ujung tombak dari solusi dari polemik mega skandal Jiwasraya seharusnya adalah Otoritas Jasa keuangan (OJK).

RR -karib disapa- melihat hingga saat ini kinerja OJK tidak nampak sama sekali dalam mengatasi masalah Jiwasraya.


Rizal Ramli menjelaskan, jika Presiden Joko Widodo serius menyelesaikan skandal Jiwasraya salah satu hal yang harus segera dilakukan adalah mengganti seluruh pimpinan OJK.

Rizal menilai, petinggi OJK memiliki masalah kapasitas sehingga tidak mampu menyelesaikan Jiwasraya.

"Pak Jokowi harus berani ganti pimpinan OJK. Fungsi utama nggak dijalanin malah gedung towernya ditinggiin. menurut saya harusnya bisa canggih monitoring. Kalau dulu data nggak terintegrasi. Hari ini data sudah terintegrasi, masalahnya pejabat tidak punya kapasitas," tegas Rizal di acara Indonesia Lawyers Club di TvOne dengan tema "Siapa merampok Jiwasraya?" Selasa malam (7/1).

RR menyotohkan, dalam 2 tahun terakhir ada masalah sederhana yang harusnya dibereskan oleh OJK tetapi tidak disentuh sama sekali. Yakni Fintech yang menawarkan pinjaman online dengan bunga tidak wajar dan merugikan nasabah.

"Dua tahun terakhir ada kredit ilegal bunga 1 persen tiap hari. kalau nasabah nggak bisa bayar ia teror temanya. OJK soal sederhana ini saja nggak bisa, padahal hari ini sudah ada big data analisis sangat bisa, tetapi tidak diambil tindakannya," urai mantan Menteri Ekuin era Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur).

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya