Berita

Corong Rakyat mendesak Kasus Novel di Bangkulu diseret ke Pengadilan/Ist

Hukum

Penyiram Novel Sudah Diungkap, Corong Rakyat: Gantian Dong Proses Kasus Bengkulu

SELASA, 07 JANUARI 2020 | 03:54 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Massa mengatasnamakan Corong Rakyat kembali berunjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (6/1).

Mereka meminta Jaksa Agung terketuk pintu hatinya membuka kembali kasus lama sarang burung walet yang menyenggol penyidik KPK, Novel Baswedan saat bertugas di Bengkulu.

"Kami berharap keadilan datang kepada para korban dan keluarganya yang telah dianiaya oleh Novel Baswedan. Kami berdoa suara kami bisa terealisasi, limpahkan segera berkas Novel ke Pengadilan," kata Koordinator Corong Rakyat, Ahmad saat berorasi.


"Kasus Novel sudah diungkap, gantian dong. Ungkap juga kasus dugaan penganiayaan dan pembunuhan (yang diduga melibatkan) Novel," sambungnya.

Ahmad menegaskan, pelimpahan berkas perkara Novel ke Pengadilan adalah harga mati. Menurutnya, apa yang dilakukan Novel adalah bentuk kejahatan kepada masyarakat Bengkulu.

"Kasus ini harus diusut tuntas dan proses hukumnya harus dilanjutkan. Tentu, ini demi asas keadilan dan kepatutan, sehingga kasus ini harus segera diproses kembali," imbuhnya.

Ahmad menyebutkan selama ini pemerintah selalu menyuarakan keadilan dan asas equality before the law, maka seharusnya proses hukum terhadap Novel pun harus dilanjutkan.

"Di mana asas keadilan bagi pelaku tindak pidana penganiayaan berat sampai menyebabkan korban meninggal. Kami katakan Novel bukan manusia super karena masih menghirup udara segar. Apabila Kejaksaan Agung tidak melanjutkan kasus Novel, maka kami akan melakukan perlawanan dan menyiapkan aksi yang lebih besar lagi," tegasnya.

Dalam aksinya, selain membawa spanduk tuntutan agar Novel diadili, mereka juga bertelanjang dada serta bertopeng dengan gambar muka Novel Beswedan sebagai aksi simbolik perlawanan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya