Berita

Kontur wilayah Desa Karangligar memang tak mampu mengelak dari banjir/Net

Nusantara

Tak Henti Dilanda Banjir, Desa Karangligar Akan Dijadikan Destinasi Wisata Air

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 15:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah ide tak biasa dicetuskan Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe. Karena desa tersebut setiap tahun kerap dilanda banjir, Pemkab Karawang pun berencana mengubah desa tersebut sebagai destinasi wisata air.

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan, rencana tersebut dimaksudkan agar banjir yang kerap melanda desa tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat. Terlebih jika melihat kontur tanah, desa Karangligar juga berada di bawah saluran air Sungai Cibeet.

“Sehingga kalau hujan deras, selain air hujan, ditambah dengan air luapan dari Sungai Cibeet, sehingga desa tersebut setiap tahun mengalami banjir. Bahkan, jika dilakukan normalisasi, aliran air pasti ke bawah,” kata Cellica, Senin (6/1).


Lebih lanjut, Cellica menjelaskan, rencana menjadikan Desa Karangligar sebagai destinasi wisata air bukan tanpa alasan. Pasalnya, banyak pihak yang enggan dievakuasi dan lebih memilih menitipkan hewan atau piaran saat banjir terjadi.

“Harus ada upaya upaya konkret, salah satunya bagaimana kalau Desa Karangligar ini dijadikan untuk destinasi wisata air,” imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Secara demografis, paparnya, desa tersebut juga sudah tidak memungkinkan untuk dijadikan lahan pertanian. Untuk itu, pihaknya berpikir untuk mememanfaat banjir dengan mengubah desa sebagai destinasi wisata yang nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Tapi semua itu harus ada kajian secara independen karena keterkaitan dengan LPB2B tersebut,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya