Berita

Hikmahanto Juwana/Net

Politik

Hikmahanto: Yang Dilanggar China ZEE, Jadi Tidak Akan Ada Perang

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 13:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah komunis China memang telah melanggar hak berdaulat Indonesia di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Namun demikian, Gurubesar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana, menilai pelanggaran itu bukan masalah kedaulatan negara.

Pasalnya, perairan yang dimasuki adalah ZEE, bukan teritori yang ditarik 12 mil laut dari garis pangkal pantai. Atas alasan itu, dia memastikan tidak akan ada perang di perairan Natuna. Sebab, pelanggaran yang terjadi bukan masalah kedaulatan.

“Enggak akan ada perang, mau ada kapal perang di sana juga, karena itu bukan di wilayah Indonesia. Yang dilanggar itu ZEE, pelanggarannya hukum, bukan masalah kedaulatan. Ini harus ada penegakkan hukum,” ucap Hikmahanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/1).


Pihaknya mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD serta Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Saya rasa pemerintah sudah tegas karena sudah ada empat poin dari suara pemerintah melalui Menlu dan Menko juga mengatakan tidak ada perundingan terhadap China,” katanya.

Lebih dari itu, Hikmahanto meminta agar pemerintah pusat segera turun langsung ke Natuna seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo pada tahun 2016 untuk mencegah terjadinya konflik.

“Saya kira ini China mau nyoba-nyoba dengan wajah di kabinet baru ini apakah akan berpihak apa tidak, akan lunak atau tidak. Ini mengenai konsistensi para pejabat ini, 2016 sama 2020 harus sama perlakuannya,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya