Berita

Ketua DPD PKS Kota Bandung Ustaz Khairullah/RMOLJabar

Politik

Cari Tambahan Kekuatan, PKS Kota Bandung Bakal Rekrut 60 Ribu Kader Anyar

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 09:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perekrutan kader baru jadi salah satu dari 4 fokus agenda yang dihasilkan Rapat Koordinasi Daerah atau Rakorda DPD PKS Kota Bandung. Tak tanggung-tanggung, PKS targetkan merekrut 60 ribu kader baru.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Teddy Setiadi mengatakan, PKS saat ini sedang fokus dalam 4 hal. Pertama perekrutan anggota baru partai, perjuangan legislasi nasional & kebijakan publik strategis, prioritas pemenangan Pilkada Tahun 2020, serta Good Party Governance (GPG).

Pada Rakorda bertajuk ‘Tahun Rekrutmen dan Pelayanan Masyarakat’ tersebut, Ketua DPD PKS Kota Bandung Ustaz Khairullah menyambut baik tahun rekrutmen ini dengan mengamanatkan kepada pengurus PKS dari mulai tingkat cabang untuk menggelar sejumlah Training Orientasi Partai atau kerap disebut T.O.P di Kota Bandung.


T.O.P pun berhasil digelar di sejumlah titik di Kota Bandung. Bahkan sudah terlaksana sebelum Rakorda ini berlangsung.

Namun, kata dia, keberhasilan pelaksanaan T.O.P di beberapa titik tersebut tidak menjadikan pengurus PKS Kota Bandung berpuas diri. Mengingat target Kota Bandung adalah merekrut 60.000 orang.

“InsyaAllah kita akan lakukan tugas ini dengan suka cita, bahagia, dan insyaAllah, Allah memberikan keberkahan kepada kita semua,” ujar Khairullah, Minggu (5/1).

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJabar, Ketua Umum DPD PKS yang baru dilantik pada November itu juga menegaskan, Rakorda kali ini menjadi wujud tasyakur bi’nikmah PKS Kota Bandung atas kepercayaan masyarakat wilayahnya yang telah memilih PKS.

“Kita harus menyikapi dengan rasa syukur dengan meningkatkan kebaikan-kebaikan yang kita berikan kepada masyarakat, serta sebagai sarana untuk memenuhi apa yang telah kita janjikan kepada masyarakat,” tandas pria yang akrab disapa Kang Iyung itu.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya