Berita

Mercedes-Benz/Reuters

Dunia

Sunroof Bermasalah, Daimler Tarik 744 Ribu Mobil Mercedes-Benz Di AS

MINGGU, 05 JANUARI 2020 | 10:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Produsen mobil asal Jerman, Daimler AG menarik 744 ribu kendaraan Mercedes-Benz di Amerika Serikat dari model tahun 2001 hingga 2011. Penarikan dilakukan karena panel kaca sunroof di mobil-mobil tersebut berpotensi menimbulkan bahaya.

Penarikan besar-besaran itu mencakup sejumlah model, termasuk C-Class, CLK-Class, CLS-Class dan E-Class.

Pihak Daimler AG menyebut bahwa ikatan antara panel kaca dan bingkai ruang geser mungkin tidak memenuhi spesifikasi dan dapat menyebabkan sunroof terlepas. Hal itu jelas sangat membahayakan keselamatan.


Pihak perusahaan mengatakan bahwa mereka akan memeriksa ikatan panel kaca dan mengganti atap geser jika perlu.

Dikabarkan Reuters, bulan lalu, Mercedes-Benz Amerika Serikat menyetujui hukuman sipil 20 juta dolar AS atas penanganannya terhadap kendaraan di Amerika Serikat setelah penarikan selama setahun terhadap 1.4 juta kendaraan.

Menurut ketentuan penyelesaian, pihak produsen akan membayar 13 juta dolar AS dan menghadapi denda 7 juta dolar AS lain jika tidak mematuhi perjanjian.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat menilai bahwa perusahaan gagal memberi tahu pemilik secara tepat waktu di beberapa kasus penarikan dan tidak menyerahkan semua laporan penarikan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya