Berita

Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

Sewa 2 Konsultan Asing Untuk Rancang Ibukota Baru, Luhut: Memangnya Ada Yang Gratis?

SABTU, 04 JANUARI 2020 | 14:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Indonesia memastikan akan melibatkan konsultan asing dalam perencanaan desain ibukota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Dua konsultan itu berasal dari Jepang dan China.

"Ada dua konsultan asing kelas dunia yang akan bantu masalah lingkungan, desain urban (perkotaan), masalah arsitekturnya dan lain-lain," kata Luhut di Jakarta, Jumat (3/1).

Sebelumnya, menurut Luhut, ada 5 konsultan asing yang akan dilibatkan dalam perencanaan ibukota baru. Selain Jepang dan China, juga ada dari Amerika Serikat dan Inggris.


Akan tetapi, dalam perjalannnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa lebih memilih menggunakan jasa konsultan asal Cina dan Jepang untuk membantu merancang ibukota baru.

"Jadi tadi itu ada lima (konsultan). Ada AS, Inggris, Jepang, China. Tapi dua terbaik yang kami lihat. Tadi Pak Menteri Bappenas melihat beliau lebih cenderung di dua itu, Jepang dan Cina," lanjut Luhut.

Luhut menegaskan, konsultan asing itu hanya akan terlibat pada fase perencanaan. Sementara soal pendanaan, khususnya untuk kantor presiden dan gedung pemerintahan akan diambil dari APBN.

Kemudian pendanaan untuk fasilitas pendukung kemungkinan besar berasal dari investasi asing. Termasuk dari dana Sovereign Wealth Fund yang akan digagas Indonesia.

"Dua-duanya, kita minta dua-duanya (terlibat). Jadi nanti ada spesialisasi dari yang China, ada spesialisasi yang Jepang. Nanti kita kawinkan dengan anak-anak Indonesia," katanya.

Menurut Luhut, untuk menyewa konsultasi asing itu, pemerintah nantinya akan menyiapkan sejumlah anggaran. Sumbernya bisa berasal dari APBN atau Sovereign Wealth Fund.

"Memangnya ada yang free of charge (gratis)? Bisa saja nanti (berbentuk) hibah, tapi per hari ini posisinya masih seperti itu," ujarnya.

Kedua konsultan asing itu nantinya akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi Indonesia untuk merancang ibukota baru. Termasuk melibatkan desain dasar dari hasil sayembara ibukota yang telah diumumkan beberapa waktu lalu.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya