Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari/Net

Politik

Wakil Ketua Komisi I DPR: Menhan Harus Tegas, Jangan Cuma Protes Kedaulatan Natuna

SABTU, 04 JANUARI 2020 | 00:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Indonesia diminta tak sekadar protes dalam merespons sikap pemerintah China yang mengklaim memiliki kedaulatan atas perairan di dekat Kepulauan Nansha, laut China Selatan.

Sebagai negara yang memiliki kedaulatan, pemerintah harus mengambil langkah tegas terhadap siapapun yang melanggar kedaulatan Republik Indonesia.

"Saya minta Pemerintah RI bukan hanya protes atas manuver kapal coast guard China yang saat mengawal puluhan kapal yang diduga mencuri ikan di sekitar 3.8 Nautical Miles dari garis Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Kalau terbukti beri tindakan tegas, terukur, dan jelas. Kita tidak pernah main-main soal kedaulatan NKRI," tegas Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (3/1).


Ia mengritisi Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Cheng Shuang yang asal klaim terhadap kedaulatan di Kepulauan Nansha. Sebab menurutnya, semua ada aturan hukum yang tak bisa asal ditabrak.

"Silakan mereka klaim, tapi kita punya sikap dan menghormati hukum internasional, ada ZEE. Natuna serta wilayah yang meliputinya sejauh 200 mil itu jelas wilayahnya Republik Indonesia," sambungnya.

Di sisi lain, ia juga meminta keseriusan pemerintah, dalam hal ini Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto yang sebelumnya sudah berkunjung ke China dalam membangun System Marine Surveillance.

"Pak Menhan segera integrasikan sistem tersebut sehingga bisa cegah dini. Kita harus bangun yang canggih untuk mengawasi perairan Indonesia agar kapal-kapal asing yang masuk dan melakukan kegiatan di perairan Indonesia bisa dideteksi dini," tutup politisi PKS ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya