Berita

Dedy Kurnia Syah/RMOLJabar

Politik

Belum Dewasa, Politik Indonesia Masih Dominan Kepentingan Golongan

KAMIS, 02 JANUARI 2020 | 05:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kontestasi Pemilu 2019 yang telah berlalu dianggap sebagai puncak demokrasi, di mana untuk pertama kalinya dalam sejarah dilaksanakan pemilihan serentak di Indonesia. .

Perhelatan pemilu mulai dari Presiden dan Wakil Presiden, legislatif tingkat pusat hingga kabupaten/kota itu dinilai masih dinodai ketidakdewasan politik masyarakat Indonesia.

Pengamat politik Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah menyebutkan, pelaksanaan Pemilu 2019 hanya sebatas memperjuangkan kontestasi politik semata dan bukan kemenangan rakyat atau publik.


“Secara kultur masyarakat Indonesia belum dewasa. Kedewasaan politik itu penandanya adalah tujuan untuk kebaikan bersama (commond good), sementara kita masih dominan kebaikan golongan. Itulah yang sebabkan konflik sosial mengemuka,” kata Dedi seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLJabar, Rabu (1/1).

Kata Dedi, untuk menuju kedewasaan politik, perlu adanya sistem akomodatif, di antaranya dengan demokrasi. Namun, yang menjadi catatan adalah harus ada dukungan penguatan hukum untuk membatasi kebebasan individu.

“Demokrasi memang menjunjung tinggi kebebasan individu, tetapi tidak boleh melampaui kebebasan kolektif masyarakat, maka muaranya harus kebersamaan,” tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya