Berita

Banjir di Perumahan Pondok Gede/RMOL

Nusantara

Pemprov DKI Tidak Mungkin Bisa Hitung Air, Sistem BMKG Mana?

RABU, 01 JANUARI 2020 | 21:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Salah alamat jika mengkambinghitamkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai penyebab banjir yang melanda wilayah ibukota dan sekitarnya.

Mantan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief mengingatkan bahwa Pemda DKI memang tidak memiliki kemampuan untuk memprediksi intensitas hujan yang turun.

“Pemda DKI tak mungkin bisa menghitung air,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Rabu (1/1).


Pihak yang harus dipertanyakan kehadirannya dalam musibah banjir di hampir seluruh wilayah DKI Jakarta ini adalah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sebab, kecanggihan peralatan dan metode mumpuni dalam mempertimbangkan siklus cuaca seharusnya bisa dimaksimalkan dalam menghitung potensi curah hujan.

Jika sistem dari BMKG berjalan dengan baik, maka masyarakat yang berpotensi terdampak musibah bisa dipersiapkan.

“Banjir Jakarta ini yang perlu dipertanyakan adalah BMKG. (Hanya) kajian BMKG yang bisa memaksa Pemda DKi dan masyarakat bersiap,” tegasnya.

Politisi Demokrat ini kemudian membandingkan dengan kinerja Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang lebih maju. PVMBG yang dengan teknologi, metode dan keahlian yang dimiliki telah berhasil memprediksi letusan gunung api.

Hasilnya, korban letusan gunung api berhasil ditekan sejak 15 tahun terakhir.

“(Tinggal) gempa, tsunami, dan banjir bandang yang saat ini masih belum bisa diprediksi waktunya,” tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya