Berita

Ahmad Dhani (ketiga dari kanan)/RMOL

Politik

Pengamat: Dukungan Ahmad Dhani Ke Prabowo Dasarnya Emosional Bukan Rasional Politik

RABU, 01 JANUARI 2020 | 04:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Usai bebas dari penjara Senin (30/12), Ahmad Dhani menyatakan dengan tegas akan tetap mendukung Prabowo Subianto sebagai Presiden di 2024 mendatang. Beberapa kalangan ada yang mengatakan pernyataan pentolan Grup Band Dewa itu bukan tanpa dasar.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an merespons pernyataan politik Dhani. Kata Ali, sikap politik suami Mulan Jameela itu hanyalah berdasar emosional dalam politik, bukan berbasis rasional.

"Padahal dalam politik ada namanya matrik politik, ada juga rasional politik. Setiap langkah dan keputusan politik harus berdasarkan perhitungan yang detail," kata Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/1).


Ali Rif'an melihat, sebelum berbicara dukungan, Dhani harus melihat apakah Prabowo pada tahun 2024 masih memiliki kans untuk maju. Apalagi, tambah Ali, menurunya gelombang generasi tua semakin kentara.

"Di tengah gelombang generasi old makin menurun dan generasi milenial makin mendapatkan angin segar," tambah Ali.

Ahmad Dhani dinyatakan bebas oleh Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), karena sudah menjalani masa hukuman satu tahun dikurangi remisi 1 bulan.

Pentolan Dewa 19 itu bebas pada Senin (30/12) dan disambut oleh ratusan orang dari berbagai kelompok masyarakat. Dia bahkan diarak dari LP Cipinang hingga ke kediamannya di Pondok Pinang.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya