Berita

Banjir Tol Cipali/Net

Nusantara

Tol Cipali KM 136 Banjir, Akhmad Syaikhu Usulkan 3 Rekomendasi Ke Pengelola

RABU, 01 JANUARI 2020 | 03:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aliran air yang cukup deras berwarna kecoklatan membanjiri ruas jalan tol Tol Cikopo�"Palimanan atau jalan tol Cipali di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (31/12).

Staf sentra komunikasi pengelola Tol Cipali menyebut banjir terjadi karena intensitas hujan yang cukup deras dan menyebabkan luapan air dari persawahan di sekitar ruas jalan.


Banjir yang melanda Tol Cipali KM 136 mendapat tanggapan dari Anggota DPR RI Komisi V Ahmad Syaikhu. Politisi PKS itu memberikan tiga rekomendasi kepada PT Lintas Marga Sedaya (LMS) sebagai pengelola jalan tol.

Banjir yang melanda Tol Cipali KM 136 mendapat tanggapan dari Anggota DPR RI Komisi V Ahmad Syaikhu. Politisi PKS itu memberikan tiga rekomendasi kepada PT Lintas Marga Sedaya (LMS) sebagai pengelola jalan tol.

Ahmad Syaikhu berpendapat, penyebab utama terjadinya banjir karena curah hujan yang tinggi. Memasuki musim penghujan tahun ini, potensi kembali terjadinya banjir sangat besar. Syaikhu meminta LMS melakukan tiga hal.

Pertama, kata Syaikhu, perlu adanya petugas khusus cepat tanggap dari pengelola tol jika mengalami curah hujan yang tidak normal. Mereka dibekali dengan peralatan semacam pompa dan lainnya guna menghilangkan genangan air dengan cepat.

Kedua, antisipasi kemacetan dengan pembatasan intensitas kendaraan masuk tol. Dan ketiga, amdal juga harus memperhatikan drainase akibat pengalihan tata guna lahan dan ruang.

“Dengan melakukan tiga hal ini, insya Allah persoalan banjir di Tol Cipali akan bisa teratasi,” tegas Syaikhu seperti dilansir dari Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (31/12).

Banjir terjadi pada Selasa (31/12) yang mengakibatkan ruas jalan KM 136 arah Jakarta dan Bandung atau sekitar wilayah Cikedung, Indramayu tergenang air dengan ketinggian 15-20 cm dan panjang sekitar 200 meter.

Selain akibat dari curah hujan yang cukup tinggi, genangan ini diduga berasal dari kiriman air dari luar jalan tol. Genangan air terjadi sejak pukul 17.00 WIB, melalui lajur 2 atau lajur tengah.

LMS berkilah sudah membangun drainase sesuai dengan Detailed Engineering Design (DED) yang telah disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, berdasarkan kondisi setempat pada saat itu dan menjamin semua air di sepanjang ruas tol selalu dipelihara secara rutin baik pembersihan maupun perbaikan yang diperlukan.

Sistem drainase yang ada di jalan tol hanya berfungsi sebagai saluran untuk menampung dan mengalirkan air hujan dan air yang berasal dari permukaan badan jalan tol. Jadi tidak berfungsi untuk menampung air akibat adanya perubahan tata guna lahan dan tata ruang sekitar jalan tol.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya