Berita

Rizal Ramli dan Gus Dur/Net

Politik

Orang Dekat Gus Dur Pasti Paham Alasan Rizal Ramli “Sodok” NU

MINGGU, 29 DESEMBER 2019 | 08:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kritik yang dilancarkan tokoh nasional DR Rizal Ramli bahwa akar rumput kaum Nahdliyin adalah plat hitam dan anti politik uang sempat menuai kritik. Salah satunya dari akun @Netizen_NU.

Akun ini meminta Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tersebut memahami konteks sebelum berbicara dan tidak asal menuduh.

Menanggapi itu, Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi angkat bicara. Menurutnya, apa yang disampaikan akun tersebut bukan cerminan orang yang dekat dengan almarhum Gus Dur.


Pasalnya orang yang dekat dengan Gus Dur pasti akan senang dan paham dengan maksud Rizal Ramli.

“Yang hatinya dekat dengan Gus Dur seperti Cak Anam (mantan Ketua DPW PKB Jatim, Choirul Anam), dijamin senang dan paham kenapa Pak RR "nyodok" (PB)NU,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Minggu (29/12).

Adhie yang pernah dipercaya Gus Dur sebagai jurubicara presiden, mengingatkan bahwa Rizal Ramli merupakan orang non NU yang paling sering dimintai Gus Dur untuk menjaga para nahdliyin.

“Terutama kalangan intelektualnya agar tetap istiqomah,” tekannya.

Rizal Ramli sempat menyinggung mengenai plat hitam, sebuah analogi yang digunakan untuk menggambarkan akar rumput kaum nahdliyin.

Analogi plat hitam digunakan Rizal Ramli untuk mengomentari pernyataan Ketua Umum PB NU KH Said Aqil Siradj yang tengah viral terkait relasi antara warga NU dan penguasa sebelum dan sesudah pemilihan presiden.

Baca: Rizal Ramli: NU Dijadikan Kendaraan Plat Merah

Menurut Rizal Ramli, NU menjadi “tampak kecil” karena ulah pemimpin-pemimpin formal di organisasi umat Muslim terbesar di dunia itu.  

Pria yang oleh Gus Dur diberi nama Gus Romli itu mengatakan, pemimpin formal NU menjadikan NU sebagai “kendaraan dinas”, dan menggunakan plat merah.

Plat merah adalah warna plat kendaraan untuk kendaraan dinas pemerintah.

Padahal, kata Rizal Ramli lagi mengingatkan, akar rumput kaum Nahdliyin adalah plat hitam.  

NU sejatinya bukan kendaraan milik pemerintah, melainkan organisasi masyarakat yang berjuang untuk keadilan dan kemakmuran.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya