Berita

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presdien (KSP), Ali Mochtar Ngabalin/Net

Politik

Istana Naik Pitam Saat Jokowi Disebut Gimmick Soal Hukuman Mati

RABU, 18 DESEMBER 2019 | 20:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana hukuman mati bagi narapidana kasus korupsi sebagaimana pernah diungkapkan Presiden Joko Widodo terus menuai polemik.

Tak jarang beberapa pihak menanggap pernyataan tersebut hanya untuk meraih simpati publik. Bahkan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menilai rencana penerapan hukuman itu hanya retorika dan gimmick semata.

Pernyataan Saut itu nampaknya membuat Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presdien (KSP), Ali Mochtar Ngabalin naik pitam.


"Gimmick apa? Masa ada presiden mengeluarkan pertanyaan gimmick. Apa itu? Hah! Tidak boleh begitu! Saut itu kan tidak ada benarnya, cuman dia sendiri saja yang benar," tegasnya dengan nada meninggi di Kawasan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/12).

Ngabalin memastikan bahwa pernyataan Jokowi bukanlah gimmick. Sebab, pihaknya masih menunggu dari pihak kejaksaan untuk menuntut dengan hukuman tersebut.

"Permasalahannya perampok-perampok korupsi belum ada jaksa yang bisa menuntut hukuman mati," ujar Ngabalin.

Kemungkinan penerapan hukuman mati itu diakui bisa direalisasikan lantaran hukuman tersebut juga bukan hal baru di Indonesia.

"Sudah banyak orang dihukum mati di luar kasus korupsi, narkoba hukuman mati sudah. Ada banyak orang dihukum mati," tandasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya