Berita

Aksi Gempur di depan Gedung KPK, Jumat (13/12)/RMOL

Politik

Kembali Geruduk KPK, Gempur Desak Ibas Segera Diperiksa Terkait Kasus Korupsi KTP-El

JUMAT, 13 DESEMBER 2019 | 17:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sejumlah massa yang menamakan diri Gerakan Pemuda Selamatkan Uang Negara (Gempur) kembali geruduk Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (13/12). Gempur mendesak KPK segera memeriksa putra Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Koordinator Aksi Gempur, Muhammad Tasrif menduga Ibas terlibat beberapa kasus korupsi besar. Di antaranya kasus megaproyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

"KPK segera periksa saudara Ibas atas dugaan tindak pidana korupsi. Kami menduga Ibas terlibat dalam kasus KTP-el dengan menerima uang dari Setya Novanto," ucap Muhammad Tasfir saat aksi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.


"Kami menduga saudara Ibas terlibat dalam kasus suap atau terima uang dari Permai Grup," sambungnya.

Tak hanya itu, Ibas juga diduga sengaja "diberi" posisi Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI oleh SBY agar dapat mengeruk APBN.

"Dan adanya dugaan saat SBY menaruh Ibas sebagai Wakil Ketua Banggar DPR RI, agar memainkan proyek anggaran dan mengeruk APBN," lanjutnya.

Dengan demikian, Gempur mendesak agar KPK untuk segera bertindak tegas dengan cara memeriksa Ibas atas beberapa kasus dugaan korupsi.

"Maka kami minta agar KPK segera bertindak secara tegas untuk memeriksa saudara Ibas," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya