Berita

Bus Anti Korupsi Pemprov DKI Jakarta/RMOL

Nusantara

Gandeng KPK, Anies Luncurkan Bus Anti Korupsi

SELASA, 10 DESEMBER 2019 | 15:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pencegahan perilaku korupsi harus ditanamkan sejak usia dini. Terlebih lagi saat anak memasuki bangku sekolahan.

Karena itu, pembelajaran dan kampanye anti korupsi di Sekolah harus dilakukan serius. Tujuannya mewujudkan budaya bersih dan berintegritas.

Demikian yang disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meluncurkan Bus Anti Korupsi di gedung Balaikota DKI Jakarta.


"Prosesnya guru mengajarkan, lalu siswa didisiplinkan supaya jadi kebiasaan. Setelah kebiasaan maka nanti akan jadi budaya," kata Anies di hadapan 160 Duta anti Korupsi yang terdiri dari 80 Siswa/i SD, SMP, SMA dan SMK serta para guru dan Kepala Sekolah pada Selasa (10/12).

Acara peluncuran Bus Anti Korupsi ini atas kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Masih dalam nuansa Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia), Anies turut menyampaikan betapa efek korupsi sangat bahaya bagi bangsa dan negara.

"Maka kita resmi meluncurkan bus kampanye anti korupsi yang akan berkeliling sepanjang tahun dari satu sekolah ke sekolah lain di seluruh wilayah DKI Jakarta," jelas Anies.

"Bus ini sendiri merupakan replika dari bus kampanye anti korupsi yang dimiliki KPK. Untuk materi pembelajarannya pun nanti akan disiapkan oleh KPK," kata Anies.

Dengan begitu, harapannya penumbuhan semangat anti korupsi bukan hanya dijalankan event sekali dalam setahun tapi sepanjang tahun untuk membangun integritas.

"Ini merupakan kolaborasi, dengan KPK dan jajaran Pemprov DKI. Ada Dinas Pendidikan, ada KPK Ibukota, ada Dishub dan ada Transjakarta. Kita berharap dengan adanya kampanye ini maka usaha mendorong kesadaran pencegahan korupsi makin berkembang," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya