Berita

Gus Muwafiq/Net

Politik

Pondok Pesantren Besuk Pasuruan Ikut Kecam Ceramah Gus Muwafiq

SENIN, 09 DESEMBER 2019 | 02:28 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Setelah Pondok Pesantren (PP) Sidogiri, Pasuruan, dua hari lalu, Jumat (6/12), mengecam ceramah Gus Muwafiq melalui Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, KHA Nawawi Abd Djalil terkait masa kecil Rasulullah, kini giliran Pondok Pesantren Besuk, Pasuruan, mengecam hal serupa.

Dalam pernyataan PP Besuk, pihak pesantren telah mencermati beredarnya video Gus Muwafiq yang meresahkan kaum Muslimin dan adanya pembelaan berlebihan karena fanatisme golongan dari sebagian orang kepada Gus Muwafiq.

Menurut PP Besuk, hal tersebut berpotensi menimbulkan anggapan orang awam bahwa ucapan Gus Muwafiq adalah benar dan berdasar.


Dikonfirmasi, Ketua Dewan Keluarga dan Pengasuh Pondok Pesantren Besuk, Kiai Haji Abdullah Zaini membenarkan pihaknya mengeluarkan pernyataan sikap untuk Gus Muwafiq.

"Benar sekali, PP Besuk menyampaikan sikap terkait dengan apa yang disampaikan Gus Muwafiq mengenai ucapan yang tidak senonoh terhadap Rasulullah SAW,” kata KH Abdullah Zaini pada Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (8/12).
 
Dijelaskan Kiai Haji Abdullah seperti dalam pernyataan sikapnya, sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kemurnian akidah dan menyampaikan kebenaran khususnya kepada segenap alumni Pondok Pesantren Besuk dan kepada kaum Muslimin pada umumnya, maka pihak pengurus Pondok Pesantren Besuk Pasuruan perlu menyampaikan sikap sebagai berikut:

1. Mengecam pernyataan-pernyataan Saudara Muwafiq dalam pidato dimaksud, karena tidak menjaga adab dan sangat merendahkan martabat Rasulullah SAW.

2. Meminta kepada saudara Muwafiq untuk segera bertaubat dan mencabut ucapannya.

3. Mengimbau kepada seluruh santri dan alumni Pondok Pesantren Besuk Pasuruan hususnya dan kepada kaum muslimin umumnya, untuk senantiasa meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta para keluarga beliau, mengenal sejarah beliau lebih dalam lagi dari sumber yang tepat.

4. Mengimbau kepada santri dan alumni Pondok Pesantren Besuk serta kaum muslimin untuk lebih selektif dalam memilih penceramah yang diundang agar tidak menimbulkan keresahan.

5. Mengimbau kepada santri dan alumni Pondok Pesantren Besuk, untuk tidak mengundang atau menghadiri pengajian Muwafiq sampai yang bersangkutan menyatakan bertaubat dan mencabut ucapan-ucapannya yang merendahkan Rasulullah SAW.

6. Kepada seluruh kaum muslimin hendaknya selalu menjaga ukhuwah islamiyah dan menghindari caci maki sesama muslim, menjahui segala bentuk tindakan anarkis, dan menyerahkan persoalan ini kepada aparat hukum agar mendapat tindakan yang sesuai dengan hukum yang berlaku.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya