Berita

Kabag Perencanaan Kerja, Plh. Sekretaris Deputi SDM Aparatur Adi Junjunan Mustafa/RMOL

Nusantara

Pendaftar CPNS Didominasi Kaum Milenial, Guru Tetap Yang Diutamakan

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 13:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan yang menyebutkan jika orang tua berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maka anak harus mengikuti, tidak sepenuhnya benar.

Hal ini disampaikan oleh Kabag Perencanaan Kerja, Plh. Sekretaris Deputi SDM Aparatur Adi Junjunan Mustafa dalam diskusi publik bertema "Meracik Pegawai Negeri Super", di Hotel Ibis Tamarin, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12).

Adi mengatakan demikian berdasarkan data seleksi CPNS yang didominasi oleh kaum milenial. Katanya, tidak semua peserta yang mendaftar orang tuanya bekerja sebagai PNS.


"Saya tidak underestimate kepada anak muda milenial. Saat ini minat mereka jadi PNS cukup besar. Asumsi kalau bapak saya PNS saya harus jadi PNS tidak juga ya," ucapnya.

Adi menjelaskan sesuai dengan amanat dan masukan dari banyak pihak, persoalan masih banyaknya guru honorer yang belum diangkat menjadi PNS menjadi prioritas.

"Yang jadi prioritas itu ada guru, tenaga kesehatan dan pertanian. Karena itu berkaitan dengan pangan," jelasnya.

Dengan begitu, formasi untuk anak muda otomatis berkurang. Kendati begitu, kata Adi, tidak perlu khawatir. Sebab semua sudah diatur dalam sebuah mekanisme.

"Anggapan yang bilang PNS harus siap kerja dimana saja. Okelah. Tapi harus ada jaminannya," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya