Berita

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto/Net

Pertahanan

Pesan Panglima TNI, Ingat Filosofi "Ala Bisa Karena Biasa"

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 07:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gunakan filosofi "ala bisa karena biasa" yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan serta evaluasi dari setiap tahapan latihan.

Karena untuk mencapai prestasi terbaik dan membanggakan, diperlukan proses latihan secara bertahap, berlanjut dan berkesinambungan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai.

Demikian disampaikan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto pada upacara penutupan Lomba Tembak Piala Panglima TNI Tahun 2019, di Lapangan Tembak Kartika Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat (6/12).


"Untuk itu perlu kiranya bagi tiap-tiap angkatan menyelenggarakan event kejuaraan menembak sebagai outcome dari pembinaan dan latihan di satuan. Jadikan event tersebut sebagai pemacu motivasi, sehingga menjadi tolok ukur keberhasilan para atlet menembak TNI," kata Panglima TNI.

Pada kesempatan tersebut, Hadi menyampaikan bahwa atas nama komando mengucapkan selamat kepada para atlet yang meraih predikat juara dalam rangka Lomba Tembak Piala Panglima TNI tahun 2019 yang  diselenggarakan selama lima hari, dan telah berjuang menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk menjadi yang terbaik dan kepada para atlet yang meraih prestasi meningkat dari event sebelumnya.

"Kepada yang belum berhasil bahkan mengalami penurunan dari sebelumnya, saya mengingatkan bahwa hasil hari ini merupakan tantangan untuk tampil lebih baik di hari esok, sekaligus menjadi bahan evaluasi masing-masing angkatan dalam pembinaan petembak selama ini," ucapnya.

Menurut Hadi, apapun hasil dari lomba tahun ini, harus diapresiasi dan dijadikan potret dari tiap-tiap kontingen, guna mengambil langkah dalam pembinaan prestasi secara profesional, searah dengan kemajuan sport management yang berkembang, baik terkait dengan rekrutmen atlet maupun sistem dan metoda latihan.

"Atas nama pribadi saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara dan pendukung, secara khusus kepada Panglima Divisi 1/Kostrad selaku tuan rumah dan ketua penyelenggara atas terlaksananya lomba dengan tertib, aman dan lancar," katanya.

Kepada para Kepala Staf Angkatan, Hadi mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan partisipasinya dalam menyiapkan dan mengikutsertakan para petembak terbaiknya untuk turut ambil bagian dalam lomba tembak ini.

"Sekali lagi saya menyampaikan apresiasi terhadap segala upaya yang telah dilakukan," ungkapnya.

Selanjutnya, Hadi mengatakan bahwa guna meningkatkan profesionalisme prajurit, khususnya dalam kemampuan menembak sekaligus sebagai upaya membangun soliditas antar angkatan, dia menetapkan sebagai penyelenggara Lomba Tembak Piala Panglima TNI tahun 2020 adalah TNI Angkatan Laut.

"Saya minta agar disiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sesuai standar ketentuan yang berlaku pada kegiatan lomba tembak," tutupnya.

Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2019 yang bertemakan "Dengan Semangat Kompetisi Yang Sehat Dilandasi Sportivitas dan Soliditas Yang Tinggi Demi Meraih Prestasi, Kita Wujudkan Profesionalisme Atlet Menembak TNI Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI", dilaksanakan mulai 2 sampai 6 Desember 2019, diikuti oleh empat kontingen yaitu Kontingen Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Hasil yang dicapai yaitu Lomba Tembak Eksekutif Pati: Kontingen TNI AD - A dengan catatan waktu 08,07 detik; Kontingen TNI AD - B dengan catatan waktu 08,15 detik dan Kontingen Mabes TNI - A dengan catatan waktu 10,47 detik. Berdasarkan hasil tersebut, Kontingen TNI AD - A meraih Trophy Eksekutif Pati.

Sementara itu, perolehan medali kelompok prestasi yaitu Kontingen TNI AD (27 emas, 15 perak, dan 8 perunggu), Kontingen TNI AU (5 emas, 18 perak, dan 9 perunggu), Kontingen TNI AL (2 emas, dan 8 perunggu), dan Kontingen Mabes TNI (1 perak, dan 9 perunggu).

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya