Berita

Slamet Maarif/RMOL

Hukum

Sukmawati Tidak Diproses, Alumni 212 Ancam Kembali Turun Ke Jalan

SENIN, 02 DESEMBER 2019 | 13:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Persaudaraan Alumni (PA) 212 mengancam akan kembali turun ke jalan apabila Sukmawati Soekarnoputri yang diduga telah kembali menistakan agama Islam tidak diproses secara hukum.

Hal itu disampaikan oleh Ketua PA 212 Slamet Maarif saat ditemui di sela-sela Reuni Akbar 212 sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12).

"Ya kalau proses hukum ini tidak berjalan, tadi amanat Imam Besar FPI M. Rizieq Shihab, kita akan turun lagi, aksi Bela Islam kembali ke jalan," kata Slamet.


Kasus Sukmawati bermula ketika putri Proklamator Soekarno itu membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan bapaknya Bung Karno dalam sebuah diskusi bertema 'Bangkitkan Nasionalisme, Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme'.

Akibat ucapan itu, banyak pihak yang marah dan menilai anak Soekarno itu telah melecehkan Nabi Muhammad SAW.

Sukma pun dihujani banyak kritik dan hujatan serta sudah dilaporkan ke kepolisian atas dugaan penistaan agama yang dilakukannya.

"Kawan-kawan kemarin sudah aksi di Kemenlu hari jumat terkait pencekalan Habib Rizieq. Untuk bela Islam bela Rasullullah, akan segera kita turun ke jalan jika (Sukmawati) tidak diproses," pungkas Slamet menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya