Berita

Presiden Joko Widodo

Publika

Save Jokowi, Save Indonesia

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 11:45 WIB

SAYA hanya tersenyum bahagia jika Kangmas Joko Widodo yang sudah menjadi nomor orang satu di Indonesia untuk kedua kalinya bisa membawa masyarkat Indonesia punya harapan untuk bisa damai sejahtera serta rukun.

Itulah semua tujuan kita dalam berpolitik membangun bangsa dan negara.

Karena itu saya mengajak semua elite politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, buruh, tani nelayan serta semua pengusaha untuk mendukung Kangmas Joko Widodo dalam menghadapi dampak dari pengaruh krisis ekonomi global yang  akan menerpa kita.


Kangmas Joko Widodo memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 hanya mencapai 5,04 persen hingga 5,05 persen.

Menurut Kangmas Joko Widodo, hal ini terjadi karena perekonomian Indonesia masih berada di tengah ketidakpastian global.

Bahkan, Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia sudah memberi peringatan mengenai  kondisi sulit ini yang diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun depan.

Selama hampir 5 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi kita stagnan di kisaran 5 persen, tanpa adanya krisis ekonomi global seperti model krisis ekonomi 2008 yang disebabkan oleh jebolnya Subprime Mortgage Loan di Amerika Serikat.

Krisis di Negeri Paman Sam itu berdampak sistemik pada perekonomian dunia termasuk Indonesia yang di saat bersamaan juga dihadapkan pada skandal danatalangan Bank Century.

Dengan prediksi pertumbuhan ekonomi yang masih stagnan di kisaran 5 persen untuk tahun 2020, sementara di saat bersamaan terjadi krisis ekonomi global yang mengiringi perang dagang RRC vs AS, tentu terbuka peluang prediksi pertumbuhan ekonomi itu pun tidak tercapai.

Ini memperlihatkan arah krisis jadi lebih tidak terkendali dengan prediksi penurunan pertumbuhan ekonomi dunia di bawah 3 persen. Raksasa ekonomi RRC hanya akan tumbuh di bawah 6 persen, adapun AS tumbuh kurang dari 3 persen,

Pertumbuhan ekonomi kita terhadap PDB bisa berada di bawah 5 persen. Artinya akan banyak PHK dan penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat serta tidak tersedianya lapangan kerja baru.

Jadi, saya ajak kita semua untuk membantu Kangmas Joko Widodo. Save Jokowi, Save Indonesia.

Arief Poyuono
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya