Berita

Pembakaran gedung konsulat Iran di Irak/CNN

Dunia

Iran Desak Irak Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Gedung Konsulat

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 21:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran mendesak pemerintah Irak untuk menanggapi dengan tegas dan para pengunjuk rasa yang menyerang dan membakar konsulat Iran di kota Najaf di Irak selatan (Kamis, 28/11).

Untuk diketahui bahwa serangan dan pembakaran itu terjadi di tengah gelombang unjuk rasa anti-pemerintah yang terjadi di banyak kota di Irak, termasuk Najaf.
Para pengunjuk rasa mengkritisi lemahnya upaya pemerintah Irak dalam penanganan korupsi. Selain itu, mereka juga menolak keterlibatan Iran dalam urusan dalam negeri Irak.

Akibat insiden penyerangan dan pembakaran gedung konsulat tersebut, sebanyak 13 orang pengunjuk rasa meninggal dunia dan 75 orang lainnya luka-luka. Bukan hanya itu, jam malam pun diberlakukan untuk menjaga situasi agar tetap kondusif.

Akibat insiden penyerangan dan pembakaran gedung konsulat tersebut, sebanyak 13 orang pengunjuk rasa meninggal dunia dan 75 orang lainnya luka-luka. Bukan hanya itu, jam malam pun diberlakukan untuk menjaga situasi agar tetap kondusif.

Dalam insiden penyerangan dan pembakaran itu tidak ada korban dari pihak staf diplomatik di gedung konsulat Iran. Pasalnya, mereka telah dievakuasi sebelum serangan itu terjadi.

Menanggapi serangan tersebut, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi menyatakan, serangan dan pembakaran konsulat pada hari Rabu (27/11) yang dilakukan oleh para perusuh didasari oleh kebencian.

Karena itulah, Mousavi meminta pemerintah Irak untuk menangani para pelaku serangan secara bertanggung jawab, tegas dan efektif.
Dikabarkan CNN, ini adalah serangan kedua yang terjadi terhadap kedutaan dan konsulat Iran di Irak setelah penyerangan bulan lalu di konsulat Iran di kota suci Syiah, Karbala.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya