Berita

Ucapan Agnez Mo dapat sindiran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea/Net

Hiburan

Agnez Mo Ngaku Tak Punya Darah Indonesia, Hotman Paris: Aku Batak Tembak Langsung

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 09:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan Agnez Mo yang kontroversial terus mendapat tanggapan banyak pihak. Tak sedikit yang menyindir ucapan mantan penyanyi cilik di era 90-an ini karena mengaku tak punya darah Indonesia.

Salah satunya adalah pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea. Meski tidak menyebut langsung nama Agnez dalam video yang sudah tersebar di dunia maya, Hotman dengan tegas mengutip ucapan Agnez yang kontroversial itu.

"I actually don't have Indonesian blood, what? I actually don't have Indonesian blood, what? (Aku sebenarnya tidak punya darah Indonesia, apa?)," ucap Hotman Paris dalam video yang diunggah melalui media sosial Instagram.


Hotman malah bangga menyebut dirinya berasal dari kampung. Bahkan bangga menjadi salah satu warga suku Batak.

"Aku aja dari kampung, yang saya lebih maju dari kamu, mungkin lebih kaya dari kamu, aku tetap mengaku Batak asli. Aku ngaku BTL, Batak Tembak Langsung," sebut Hotman.

"Berapa peredaran gue bertarung hukum. Duitku juga banyak. Tapi saya nggak pernah bilang 'I actually don't have Indonesian blood'," tandas Hotman dengan nada geram.

Agnez memang tengah bikin heboh. Penyanyi yang kini tengah meniti karier di Negeri Paman Sam itu melontarkan kalimat yang bisa bikin kuping orang Indonesia panas.

Dalam sebuah video wawancara yang tayang di Youtube Build Series by Yahoo pada 22 November 2019, Agnez mengatakan kalau dirinya tak punya darah Indonesia. Dia justru mengaku berdarah Jerman, Jepang, dan China.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya