Berita

Obat terlarang yang ditemukan di dalam TV LED/Net

Dunia

Petugas Bea Cukai Temukan Puluhan Kilogram Obat Terlarang Di Dalam TV LED

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 | 22:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Petugas bea cukai Hong Kong menyita sekitar 42,1 kilogram obat-obatan terlarang yang diperkirakan bernilai 3,8 juta dolar AS di bandara Hong Kong awal pekan ini. Penyitaan dilakukan dalam dua kasus terpisah.

Dalam kasus pertama, petugas memeriksa dua paket ekspres udara dari Malaysia yang dipindahkan ke Jepang melalui Hong Kong. Hasilnya, mereka menemukan obat terlarang yang disembunyikan di dalam perangkat televisi LED.

"Sekitar 28,6 kg diduga metamfetamin ditemukan tersembunyi di dalam lima perangkat televisi LED," kata bea cukai Hong Kong.


Ini merupakan penyitaan obat terlarang terbesar dari saluran kargo udara dalam tiga tahun terakhir.

Dalam kasus lain pada hari yang sama, petugas memeriksa bagasi check-in seorang pria berusia 27 tahun dan wanita berusia 26 tahun yang tiba di Hong Kong dari Brussel dengan penerbangan yang sama.

Dalam pemeriksaan tersebut, mereka kedapatan membawa sekitar 10,3 kg ketamin dan sekitar 3,2 kg kokain. Kedua tersangka kemudian ditangkap dan penyelidikan atas kedua kasus dibuka.

"Bea Cukai akan terus memerangi kegiatan perdagangan narkoba lintas batas melalui saluran penumpang dan kargo di bandara melalui strategi profil risiko dan analisis intelijen," begitu keterangan pihak Bea Cukai Hong Kong seperti dimuat Channel News Asia.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya