Berita

Tujuh Staf khusus milenial Presiden Jokowi/Net

Politik

Keberhasilan Stafsus Milenial Jokowi Bisa Kerek Nama Gibran Di Dunia Politik

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 17:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan tujuh staf khusus milenial. Langkah berani Jokowi untuk menjadikan pemuda yang rata-rata usianya masih 30 tahun ini tergolong berani.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio memuji langkah Jokowi. Menurutnya, milenial yang menjadi staf khusus Jokowi ini bisa memberikan masukan yang baru bagi Jokowi dan pemerintahan.

Tak hanya itu, pria yang kerap disapa Hensat ini bahkan memprediksi jika tujuh milenial ini moncer di dunia politik. Maka bisa membantu putra Jokowi Gibran Rakabuming Raka di dunia politik.


"Kalau kiprah milenial itu kinclong di dunia politik, sedikit banyak akan membantu kiprah dan langkah Gibran di dunia politik," cuit Hensat lewat akun Twitternya, Jumat (22/11).

Hensat menambahkan, masyarakat harus memberikan kesempatan ke Jokowi untuk membuktikan kinerja tujuh stafsusnya.

"Jadi kita kasih kesempatanlah, kita tunggu kerjanya, semoga berguna untuk bangsa dan negara, sama seperti kita berikan kesempatan ke Presiden untuk membuktikan bahwa ramuan coba-cobanya bisa berhasil," tutupnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi memperkenalkan tujuh stafsus milenialnya. Berikut deretan nama stafsus Jokowi:

1. Adamas Belva Syah Devara (29) - founder dan CEO Ruang Guru
2. Putri Tanjung (23) - founder dan CEO Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) - founder dan CEO Amartha
4. Ayu Kartika Dewi (36) - pendiri Gerakan SabangMerauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) - pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
6. Angkie Yudistia (32) - pendiri Thisable Enterprise, kader PKPI
7. Aminuddin Maruf (33) - aktivis kepemudaan mahasiswa, mantan Ketua Umum PMI.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya