Berita

Menteri Keuangan Serbia Sinisa Mali /Reuters

Dunia

Menteri Keuangan Serbia Kedapatan Plagiat Thesis, Oposisi Desak Mundur

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 07:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Keuangan Serbia Sinisa Mali dipastikan pernah menjiplak sebagian dari tesis yang memberikannya gelar Ph.D. tesis dari Universitas Belgrade. Hal itu diungkapkan oleh pihak universitas pada hari Kamis (21/11) setelah karyanya ditantang oleh para sarjana yang mendorong pengunduran dirinya.

Dalam sebuah pernyataan, pihak universitas mengatakan bahwa Mali yang merupakan sekutu tepercaya Presiden Aleksandar Vucic telah menyalin teks, atau seluruh paragraf, dari tulisan penulis lain tanpa menyebut nama mereka. Hal itu melanggar etika aturan pihak universitas.

Dekan universitas tersebut, Ivanka Popovic, mengatakan bahwa dewan etiknya dengan suara bulat memutuskan untuk membatalkan gelar yang diperoleh Mali dengan tesis 2013 tentang restrukturisasi dan privatisasi.


"Dewan Etika Profesional akan memberikan keputusan terakhirnya kepada Senat Universitas untuk pembatalan gelar (Mali)," katanya.

Sementara itu Mali berulang kali membantah tuduhan tersebut. Dia menegaskan bahwa dirinya hanya akan fokus mengerjakan tugasnya.

"Saya lebih fokus pada anggaran Serbia yang merupakan pekerjaan di mana saya dibayar oleh warga Serbia," katanya seperti dimuat Reuters.

Diketahui bahwa skandal tesis Mali telah mendorong seruan pengunduran dirinya dari oposisi Serbia yang terpecah-pecah dan mahasiswa yang selama hampir setahun melakukan protes mingguan terhadap aturan Vucic yang mereka pandang korup dan otoriter.

Sebelum menjadi menteri keuangan, Mali sebelumnya diketahui pernah menjabat sebagai walikota ibukota Beograd.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya