Berita

Aksi 212/Net

Politik

PA 212: Kami Ahokkan Sukmawati Bila Proses Hukum Tak Berjalan

JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 00:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Proses hukum terhadap Diah Mutiara Sukmawati Sukarnoputri harus dijalankan oleh pihak kepolisian hingga tuntas.

Harapan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif yang berang terhadap pernyataan Sukma membandingkan Nabi Muhammad dengan Presiden pertama RI, Soekarno.

"Saya yakin pihak kepolisian akan profesional segera memproses saudari Sukmawati. Karena enggak cuma sekali ini Sukma nistakan agama Islam," kata Slamet saat konferensi pers di markas syariah Front Pembela Islam (FPI) Petamburan III, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).


Slamet khawatir kalau kasus ini dibiarkan akan memancing gelombang umat untuk kembali melakukan aksi seperti dalam kasus penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Jangan salahkan kalau kasus Sukmawati menjadi kasus Ahok yang kedua. Jangan salahkan umat kalau kami Ahokkan Sukmawati bila proses hukum tidak berjalan," tegasnya.

Oleh karenanya, sebelum gelombang umat kembali terjadi, PA 212 berharap pihak kepolisian bersama dengan Kapolri baru dapat profesional memproses Sukmawati.

"Kami ingin Sukmawati diproses. Kalau enggak juga, bukan tidak mungkin dalam reuni kami gaungkan lagi (aksi)," tutup Slamet.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya