Berita

Ketua Umum PA 212, Slamet Ma'arif/RMOL

Politik

Selektif Undang Tokoh, PA 212 Pastikan Reuni Akbar Steril Dari Urusan Politik

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 22:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Reuni akbar 212 yang akan digelar Senin 2 Desember mendatang, mengangkat tema 'Merekatkan Persatuan Menyambung Silaturahmi Umat Islam Indonesia'.

Namun tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, reuni kali ini Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyatakan akan lebih pilah-pilih dalam mengundang tokoh.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif saat melakukan Konferensi pers di Markas Syariah Front Pembela Islam (FPI) Petamburan III, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).


"Jadi kan tema kita merekatkan kembali, karena kemarin kita sekat-sekatnya cukup tajam dan dahsyat sehingga kita harapkan reuni yang ketiga ini untuk merekatkan kembali segenap bangsa Indonesia, " kata Slamet.

Kendati begitu, Slamet menjelaskan, sesungguhnya ada dua jenis undangan yang disiapkan PA 212 yakni undangan umum dan VIP.

"Untuk undangan umum siapa pun kita undang. Dari kalangan mana pun silahkan hadir. Kemudian untuk undangan VIP karena keterbatasan tempat dan panggung oleh karenanya kita harus sortir semaksimal mungkin," jelasnya.

Sampai hari ini, kata Slamet, panitia sedang menggodok siapa saja tokoh-tokoh yang akan menjadi tamu VIP.

"InsyaAllah di reuni sekarang untuk melepaskan diri dari urusan  politik. Kita betul-betul akan munajat dan berzikir, merekatkan umat Islam," pungkas Slamet.

"Oleh karenanya kecil kemungkinan tokoh politik kita undang dalam acara reuni 212 yang akan datang," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya