Berita

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin/RMOL

Politik

Gerindra Usulkan 4 Nama Cawagub DKI, PKS: Kita Lihat Kemaslahatannya Bagi Warga

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 09:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perebutan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta menemui babak baru setelah Partai Gerindra mengajukan empat nama Cawagub kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

Gerindra dan PKS, sebagai partai pengusung Anies-Sandi, sebenarnya telah sepakat jatah kursi Wagub jadi milik PKS. Namun Gerindra menilai proses penentuan Cawagub DKI Jakarta berjalan mandek, sehingga perlu dievaluasi.
Partai pimpinan Prabowo Subianto ini kemudian mengusulkan empat nama baru untuk dimajukan sebagai cawagub.

Terkait hal ini anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Fraksi PKS, Mohammad Arifin, memberikan penjelasan.

Terkait hal ini anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Fraksi PKS, Mohammad Arifin, memberikan penjelasan.

"(Usulan) sedang dipelajari oleh DPP PKS. Kita melihat sisi kemaslahatannya bagi masyarakat DKI," katanya di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (20/11).

"Nanti DPP PKS akan menerima atau tidak itu sedang dikaji. Tapi kita apresiasi lah nama-nama itu," imbuh Arifin.

Saat ditanya apakah PKS merasa dizolimi oleh Gerindra yang melanggar kesepakatan awal penetapan Cawagub, Arifin berkilah.

"Terzolimi itu kalau menunda-nunda pemilihan wagub. Menzolimi masyarakat Jakarta karena akan menggagu kinerja gubernur," katanya.

"Kita lihat perkembangannya nanti. Yang jelas pertimbangan kemaslahatannya masyarakat yang jadi tolak ukur," pungkas Arifin.

Untuk diketahui, empat nama yang diusulkan Partai Gerindra adalah Arnes Lukman, Ferry Juliantono, Ahmad Riza Patria, dan  Saefullah.

Sementara itu, PKS sendiri sudah pernah mengajukan Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sejak tahun lalu untuk mengakhiri "kejomloan" Anies Baswedan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya