Berita

Kerusakan akibat unjuk rasa berujung kekerasan di Iran/Net

Dunia

Pejabat Top Iran: Tidak Benar Unjuk Rasa Terbaru Renggut Lebih Dari 100 Nyawa

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 | 07:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran membantah laporan yang dirilis kelompok pengawas hak asasi manusia Amnesty International awal pekan ini. Laporan tersebut menyebut bahwa gelombang protes yang terjadi di Iran sejak pekan lalu akibat kenaikan harga bahan bakar telah menyebabkan lebih dari 100 orang meninggal dunia.

Jurubicara Iran di PBB, Alireza Miryousefi menyebut bahwa laporan Amnesty International merupakan bagian dari kampanye disinformasi yang dilakukan terhadap Iran dari luar negeri.

"Setiap angka korban yang tidak dikonfirmasi oleh pemerintah adalah spekulatif (dan) tidak dapat diandalkan," jelasnya dalam cuitan di Twitter.


Dalam laporan terbaru, kelompok HAM yang berbasis di Inggris itu juga menuduh pasukan keamanan Iran menggunakan kekuatan yang berlebihan dan mematikan untuk memadamkan unjuk rasa sejak dimulai Jumat pekan lalu.

Dikabarkan Al Jazeera, unjuk rasa itu terjadi setelah pemerintah Iran meluncurkan skema penjatahan bensin dan memangkas subsidi. Langkah itu menyebabkan harga bahan bakar di Iran melonjak hingga 50 persen.

Para pejabat Iran mengatakan kenaikan harga bahan bakar sangat penting karena sanksi Amerika yang melumpuhkan ekonomi negara tersebut. Kenaikan harga bahan bakar juga penting untuk meningkatkan sekitar 2,55 miliar dolar AS per tahun untuk subsidi tambahan untuk 18 juta keluarga yang berjuang dengan pendapatan rendah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya