Berita

Militan ISIS/Net

Dunia

Turki Siap Pulangkan Ratusan Militan ISIS Ke Negara Asal Akhir Tahun Ini

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 06:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki berencana memulangkan sebagian besar tahanan ISIS ke negara asal mereka pada akhir tahun ini.

Hal itu dipastikan oleh Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu pada hari Selasa (19/11). Dia mengatakan bahwa pekan ini saja, Turki berencana untuk mengirim enam atau tujuh militan ISIS. Mereka terdiri dari berbagai kewarganegaraan, termasuk Irlandia dan Belanda.

Hal ini disampaikan seminggu setelah pihak berwenang Turki memulai program repatriasi.


Turki diketahui mengklaim telah menangkap 287 militan ISIS di timur laut Suriah, tempat pasukan Turki melancarkan serangan terhadap pasukan Suriah Kurdi, Unit Perlindungan Rakyat (YPG), bulan lalu. YPG sendiri menjaga ratusan tersangka ISIS di dalam tahanan yang kemudian diambil alih oleh Turki.

"Jumlah tahanan yang akan dipulangkan pada akhir tahun tergantung pada berapa lama prosesnya, tetapi terutama untuk Eropa, prosesnya sedang berlangsung," kata Soylu.

Dia menambahkan bahwa negara-negara yang mencabut kewarganegaraan warga negara militan ISIS telah melanggar hukum internasional.

"Mereka tidak memiliki hak untuk meninggalkan warga negara mereka tanpa kebangsaan. Mereka tidak memiliki hak seperti itu," katanya.

"Inilah sebabnya kami mengadakan evaluasi dengan negara-negara tertentu mengenai hal ini dan mereka membawanya kembali," tegasnya, seperti dimuat Al Jazeera.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya