Berita

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Jeong Kyeong-doo/Reuters

Dunia

AS-Korsel Tunda Latihan Militer, Trump Isyaratkan Pertemuan Terbaru Dengan Kim Jong Un

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 07:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat dan Korea Utara memutuskan untuk menunda latihan militer gabungan yang rutin dilakukan setiap tahun di semananjung demi meningkatkan dorongan perdamaian yang terhenti dengan Korea Utara.

Langkah tersebut disepakati kedua belah pihak pada Minggu (17/11).

Latihan itu sendiri dikenal dengan nama Combined Flying Training Event. Latihan tersebut akan mensimulasikan skenario pertempuran udara yang melibatkan sejumlah pesawat tempur baik dari Amerika Serikat maupun Korea Selatan.


Beberapa jam setelah pengumuman penundaan latihan militer gabungan tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menambahkan catatan urgensi dengan membuat cuitan berisi pesan langsung kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

"Anda (Kim) harus bertindak cepat, menyelesaikan transaksi," kata Trump. Dia bahkan mengisyaratkan pertemuan lebih lanjut dengan Kim.

"Sampai jumpa lagi!" tambahnya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper mengatakan bahwa militer Amerika Serikat dan Korea Selatan akan tetap berada dalam kondisi siaga tinggi. Dia membantah bahwa keputusan untuk menunda latihan adalah konsesi bagi Korea Utara.

"Saya tidak melihat ini sebagai konsesi. Saya melihat ini sebagai upaya itikad baik untuk memungkinkan perdamaian," kata Esper ketika dia mengumumkan keputusan bersama dengan rekan Korea Selatan Jeong Kyeong-doo di Bangkok, tempat para kepala pertahanan Asia berkumpul untuk mengadakan pembicaraan.

"Saya pikir menciptakan lebih banyak ruang bagi diplomat kami untuk mencapai kesepakatan mengenai denuklirisasi semenanjung sangat penting," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya