Berita

Novel Baswedan/Net

Politik

Tetangga Novel Laporkan Kader PDIP Ke Polda Metro Jaya

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 | 13:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK, Novel Baswedan dipersoalkan oleh kader PDI Perjuangan, Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung. Dia menyebut bahwa Novel dengan sengaja merekayasa kejadian itu.

Dewi secara terang bahkan melaporkan dugaannya itu ke polisi. Dia melaporkan Novel dengan pasal penyebaran berita bohong melalui media elektronik yang tertuang dalam surat bernomor LP/7171/XI/2019/PMJ/Dit.Krimsus.

Di sisi lain, tuduhan rekayasa penyiraman tersebut dinilai banyak kalangan sebagai tindakan arogan dan  mencederai hak asasi manusia.


Sejumlah tetangga Novel bahkan menyebut tuduhan rekayasa penyiraman sebagai tindakan yang diduga melanggar hukum karena merugikan korban. Termasuk, berpotensi mengganggu proses pengungkapan pelaku yang sedang dilakukan oleh kepolisian.

Atas alasan itu, sejumlah tetangga rumah Novel dengan didampingi tim advokasi berencana melaporkan balik Dewi Tanjung.

Mereka bersiap membuat laporan ke Polda Metro Jaya agar apa yang dilakukan Dewi Tanjung tidak menimbulkan kerugian yang semakin luas.

Laporan tersebut rencananya akan disampaikan hari ini, Minggu (17/11). Saat ini, tetangga Novel, Ghifar sudah bersiap di  SPKT Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Kebayoran Baru,  Jakarta Selatan.

Dia tinggal menunggu rombongan lain yang belum datang sebelum resmi membuat laporan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya