Berita

Tentara China membantu bersihkan jalan di Hong Kong/Net

Dunia

Perdana, Tentara China Turun Ke Jalan Bantu Bersihkan Jalanan Hong Kong

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 | 07:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan China di Hong Kong mulai dikerahkan untuk membersihkan jalan yang diblokir oleh pengunjuk rasa anti-pemerintah akhir pekan ini.

Puluhan pasukan dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), mengenakan celana pendek dan kaus, berlari dari barak mereka di Kowloon ke Universitas Baptis Hong Kong di mana para pengunjuk rasa telah membangun barikade untuk menghentikan polisi anti huru hara memasuki kampus.

Tentara China bergabung dengan sekelompok penduduk memindahkan meja, plang, batu bata dan benda lainnya yang dipasang pengunjuk rasa untuk menghalangi jalan.


Ini adalah kali pertama tentara China dikerahkan dalam penanganan unjuk rasa setelah lima bulan gelombang unjuk rasa anti-pemerintah yang belum juga usai.

China sendiri diketahui menempatkan sekitar 12 ribu stafnya di Hong Kong. Mereka biasanya hanya dikerahkan untuk membantu pemulihan bencana atau menjaga ketertiban umum jika diminta oleh pemerintah setempat.

Selama 22 tahun sejak bekas koloni Inggris dikembalikan ke kendali Cina, tentara China hanya pernah terlihat di jalanan selama satu kali, tepatnya saat membantu operasi pembersihan setelah topan tahun lalu.

Keterlibatan tentara China dalam pembersihan jalan kemarin mendapat sorotan dari para pengunjuk rasa. Mereka mengeluarkan pernyataan berjudul "pembersihan hari ini, tindakan keras besok". Mereka menilai bahwa pembersihan itu adalah upaya terselubung untuk mengintimidasi pengunjuk rasa.

"Ini adalah tindakan yang sama sekali tidak dapat diterima untuk menginvasi otonomi yang dijanjikan Hong Kong," begitu bunyi pernyataan sekelompok pengunjuk rasa, seperti dimuat The Guardian.

"Ini adalah lisensi yang membuka jalan masuk yang sempurna bagi mereka untuk akhirnya menunjukkan warna asli mereka," tambahnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Polda Metro Minta Insan Pers Imbangi Kecepatan Medsos

Senin, 09 Februari 2026 | 22:00

Pemprov Sultra Agendakan Mediasi Kedua Konflik Yayasan Unsultra

Senin, 09 Februari 2026 | 21:40

Ketua DPW PPP Kalteng Diberhentikan Usai Nyatakan Dukung Prabowo

Senin, 09 Februari 2026 | 21:36

MPR Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Kebangsaan Agar Tak Mudah Diprovokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 21:22

Mahfud Pastikan Tim Reformasi Tidak Giring Polri di Bawah Kementerian

Senin, 09 Februari 2026 | 21:16

KPK Dalami Informasi Keterlibatan Lasarus Dkk di Kasus Suap DJKA

Senin, 09 Februari 2026 | 20:52

Menkop Resmikan Toko Rakyat Serba Ada di Kubu Raya

Senin, 09 Februari 2026 | 20:41

Istana Belum Serahkan Supres Calon Pimpinan OJK ke DPR

Senin, 09 Februari 2026 | 20:38

7 Tradisi Imlek di Indonesia, Bukan Cuma Berbagi Angpau

Senin, 09 Februari 2026 | 20:29

Legislator Golkar Dorong Sertifikasi Halal Juru Potong Ayam Dapur MBG

Senin, 09 Februari 2026 | 20:26

Selengkapnya