Berita

Polisi Hong Kong/Net

Dunia

Bubarkan Pengunjuk Rasa, Polisi Hong Kong Tahan WN Jerman

SABTU, 16 NOVEMBER 2019 | 10:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Unjuk rasa Hong Kong bukan hanya menakutkan bagi warganya, namun juga warga asing di sana. Seperti dua orang warga negara Jerman yang ditangkap dan ditahan oleh polisi Hong Kong baru-baru ini.

Meski tidak diketahui identitasnya, namun Konsulat Jerman di Hong Kong mengungkapkan ada dua warga negara mereka yang ditahan oleh petugas keamanan setempat dan saat ini tengah menerima dukungan konsuler.

Dilansir dari Channel News Asia, polisi menahan keduanya selama operasi pembubaran masa ketika unjuk rasa di Tuen Mun.


Seorang pria Jerman berusia 22 tahun ditangkap karena berkumpul secara ilegal dan mengenakan masker wajah, padahal pemerintah Hong Kong sendiri telah melarang penggunaan masker tersebut.

Pria lainnya yang berusia 23 tahun ditangkap karena dianggap ikut berkumpul dengan para pengunjuk rasa.

Setelah diusut, menurut surat kabar Bild, dua pria tersebut merupakan mahasiswa pertukaran yang saat ini menimba ilmu di Universitas Lingnan Hong Kong.

Namun, pihak Bild belum mendapatkan konfirmasi karena pihak universitas tidak dapat dihubungi.

Lima bulan lebih sudah unjuk rasa di Hong Kong terjadi secara terus-menurus. Tuntutan yang tidak kunjung dipenuhi dan maraknya kekerasan yang dilakukan oleh aparat membuat para pengunjuk rasa semakin geram setiap harinya.

Misalnya saja pekan kemarin kettika seorang pengunjuk rasa ditembak oleh polisi. Alhasil, pengunjuk rasa tersebut harus dilarikan ke rumah sakit dan dalam kondisi kritis.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya