Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Reuters

Dunia

Evo Morales Mundur, Putin: Bolivia Kini Di Ambang Kehancuran

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 08:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bolivia saat ini berada di ambang kehancuran setelah Evo Morales mengundurkan diri sebagai presiden di bawah tekanan akhir pekan kemarin. Hal itu menyebabkan terjadinya kekuasaan di negara tersebut.

Begitu kata Presiden Rusia Vladimir Putin di tengah pertemuan puncak BRICS di Brasilia pada Kamis (14/11).

Meski begitu, Putin tetap menaruh harapan bahwa siapapun yang memimpin Bolivia nantinya, akan tetap bekerjasama dengan Rusia.


"Suatu situasi telah muncul di mana tidak ada otoritas sama sekali," kata Putin.

"Negara ini berada di ambang kekacauan," sambungnya seperti dimuat Reuters.

"Semuanya berubah dengan cepat di Amerika Latin. Mari kita berharap bahwa akal sehat akan menang," tuturnya.

Rusia sendiri diketahui memiliki hubungan baik dengan Bolivia. Rusia memiliki kepentingan komersial di Bolivia di mana badan nuklir negara tersebut membangun pusat nuklir.

Selain itu, Morales juga mengunjungi Moskow untuk mengadakan pembicaraan dengan Putin pada bulan Juni lalu dan menunjuk gas serta lithium Bolivia sebagai area untuk kerja sama.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan Rusia siap untuk bekerja dengan pemimpin sementara Bolivia, tetapi menekankan bahwa dia telah berkuasa tanpa memiliki kuorum penuh di parlemen.

Diketahui bahwa Jeanine Anez, wakil presiden Senat Bolivia saat ini bertindak sebagai pemimpin sementara Bolivia setelah Morales mengundurkan diri.

Rusia sendiri menuding bahwa mundurnya Morales merupakan bentuk kudeta yang diatur dan menuduh oposisi Bolivia melepaskan kekerasan serta mencegah Morales menyelesaikan mandatnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya