Berita

Kebakaran di Australia/Net

Dunia

Kebakaran Meluas, Pemerintah Tutup Akses Jalan Selama Sepekan

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 | 09:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebakaran lahan besar di Australia membuat pemerintah negara bagian Queensland dan New South Wales (NSW) terpaksa menyatakan keadaan darurat dan mengevakuasi warganya.

Tepatnya Senin (11/11), pemerintah negara bagian memberlakukan keadaan darurat setelah api melahap 150 rumah dan menewaskan 3 orang selama akhir pekan kemarin.

"Semua orang harus waspada di mana pun anda berada dan semua orang harus menganggap kondisi yang terburuk," ujar Perdana Menteri NSW Gladys Berejiklian seperti yang dimuat Reuters.


Keadaan darurat itu membuat pemerintah mengevakuasi warga, menutup jalan, dan menutup utilitas selama sepekan ke depan. Tujuannya, untuk membantu para pemadam kebakaran agar lebih mudah mengendalikan api dan melindungi warga dikarenakan akan adanya kebakaran yang lebih parah.

Pasalnya, kemungkinan suhu di Sydney akan melonjak pada Selasa (12/11) hingga lebih dari 34 derajat Celcius yang dibarengi oleh angin kencang dan kering. Dikhawatirkan kondisi ini akan memperbesar api.

"Besok adalah tentang melindungi kehidupan, properti, dan memastikan semua orang seaman mungkin," ujar Berejiklian.

Sementara itu, Komisaris Layanan Kebakaran Pedesaan NSW (RFS) Shane Fitzsimmons mengatakan 400 petugas pemadam dan 50 truk tambahan akan dikerahkan untuk menangani 18 titik kebakaran.

Kondisi panas dan berangin pada pekan lalu membuat lahan yang sudah kering mudah terbakar. Api kemudian merembet ke pemukiman warga. Padahal, musim panas di Australia belum mencapai puncaknya. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya