Berita

Saefullah hanya tersenyum saat ditanya soal cawagub DKI/RMOL

Politik

Masuk Bursa Cawagub DKI, Saefullah Tersenyum Penuh Arti

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 | 08:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, masuk ke dalam bursa Cawagub DKI yang diusulkan Partai Gerindra. Dia hanya memberi senyum saat tahu dirinya masuk bursa cawagub DKI.

Saefullah merupakan satu dari empat nama yang diusulkan partai pimpinan Prabowo Subianto itu untuk menemani kesendirian Gubernur Anies Baswedan yang ditinggalkan sang wakil, Sandiaga Uno.

Meski mengaku belum mengetahui perihal pengajuan namanya, namun Saefullah tampak memberikan sinyal percaya diri dicalonkan menjadi orang nomor dua di DKI.


Saat ditanya wartawan, apakah dirinya sudah siap maju menjadi cawagub, Saefullah menjawab malu-malu.

"Tergantung senyumnya. Kamu itu kan pintar-pintar. Kamu kan belajar psikologi. Senyum orang itu bacalah," katanya sambil melemparkan senyum kepada awak media saat ditemui di kawasan Monas, seusai menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan, Minggu (10/11).

Untuk diketahui, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra selaku pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI 2017 lalu telah menyepakati jatah kursi orang nomor dua DKI itu milik partai PKS.

Namun proses pemilihan itu malah mandek. Belakangan, melalui Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik, mengajukan empat nama cawagub kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

Empat nama usulan Partai Gerindra di antaranya Arnes Lukman, Ferry Juliantono, Ahmad Riza Patria, dan Saefullah.

Sementara, nama Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu yang sedari tahun lalu disokong PKS, tak kunjung diproses oleh DPRD DKI.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya