Berita

Menkeu Sri Mulyani/Net

Politik

Sri Mulyani Naikan Cukai Rokok Secara Drastis, Misbakhun: Ada Agenda Dan Kepentingan Asing

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 22:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kenaikan cukai rokok dinaikkan secara drastis oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) tanpa sedikitpun berbicara dengan DPR RI.

Anggota DPR RI, Mukhamad Misbakhun menyebut, setelah menelusuri ternyata Menkeu SMI menjadi anggota task force fiscal health yang diprakarsai oleh Bloomberg.

"Jadi jangan heran apabila agenda global dan kepentingan global di luar visi misi Pak Jokowi sebagai presiden Republik Indonesia ada agenda dan kepentingan asing," kata Misbakhun dalam keterangannya, Minggu (10/11).


Legislator Partai Golkar itu mempertanyakan kalau sudah seperti ini kondisinya, siapa yang dirugikan oleh kepentingan asing yang meninfiltrasi kebijakan itu?

"Yang jelas rakyat Indonesia para petani tembakau, pedagang kecil, para buruh yang hidupnya tergantung pada komoditas tersebut," jelasnya.

Dirinya juga mempertanyakan apakah boleh anggota kabinet merangkap sebagai anggota task for seperti itu. "Apakah ada ijin presiden Jokowi atas posisi sebagai task gor tersebut," kata Misbakhun.

Untuk itu, dia meminta KPK harus menyelidiki dugaan adanya gratifikasinya. Baik materi maupun non materinya.

"BIN harus segera menginvestigasi soal kebocoran dokumen negara yang di share untuk mereka," pungkasnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya