Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Rizieq Shihab: Arab Saudi Bisa Cabut Cekal Asal Saya Tidak Diganggu

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 08:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab mengungkit masalah pencekalan dirinya dalam acara sebuah video yang diunggah Front TV di YouTube, Sabtu (9/11). Video tersebut diputar dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad.

Pencekalan dilakukan Saudi atas permintaan dari pihak pemerintah Indonesia. Rizieq menguraikan bahwa pencekalan tersebut bukan karena pelanggaran keimigrasian dan pelanggaran pidana atau perdata.

“Ini dituliskan sebabnya adalah karena alasan keamanan. Jadi sekali lagi, karena alasan keamanan," ujarnya sembari menunjukkan dua lembar surat yang diklaim berisi mengenai pencekalan.


Dia lantas menyebut bahwa pemerintah Arab Saudi bisa saja mencabut pencekalan tersebut. Hanya saja, pencabutan itu harus diikuti dengan jaminan resmi pemerintah Indonesia bahwa dia tidak akan diganggu.

Saudi, sambungnya, tetap tidak mau mencabut cekal sekalipun dia sudah memastikan bakal aman di Indonesia dan tidak masalah dengan gangguan pemerintah Indonesia. Rizieq turut meyakinkan bahwa dirinya akan melakukan perlawanan secara hukum jika diganggu.

“Tapi mereka (pemerintahan Saudi) belum tenang menerima alasan tersebut, sehingga mereka belum mau mencabut cekal saya," imbuhnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya