Berita

Ribka Tjiptaning/Net

Politik

Gerindra: Ribka Tjiptaning Sepertinya Marah Ke Jokowi

MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 | 07:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kemarahan politisi PDIP Ribka Tjiptaning pada kenaikan iuran dan pelayanan BPJS Kesehatan mengarah pada Presiden Joko Widodo.

Begitu penilaian Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule menanggapi kritik tajam Ribka pada pejabat BPJS Kesehatan dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat Komisi IX DPR rapat kerja dengan Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu.

“Mbak Ribka sepertinya marah sama Presiden Joko Widodo,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (10/11).


Iwan menguraikan bahwa dalam raker tersebut, Ribka tampak marah karena iuran BPJS Kesehatan bakal naik pada tahun depan. Bahkan kenaikan iuran mencapai 100 persen.

Sementara kenaikan iuran bukan kehendak dari BPJS Kesehatan maupun Menteri Terawan. Melainkan sebatas mengikuti apa kemauan Jokowi yang telah menandatangani Perpres 75/2019 tentang Jaminan Kesehatan. Perpres tersebut berisi mengenai aturan tarif baru peserta BPJS Kesehatan.

“Kenaikan iuran BPJS Kesehatan kan berdasarkan perpres, bukan peraturan BPJS. Menkes pun tak patuh, seolah punya visi sendiri. Presiden naikkan iuran BPJS, menkes maunya tidak naik bahkan minta subsidi,” pungkasnya.

Adapun dalam raker itu, Ribka mengingatkan pemerintah bahwa seluruh masyarakat Indonesia dilindungi UU untuk bisa mendapat fasilitas kesehatan.

"Pemerintah harus bisa, seluruh kelas 3,  diterima rumah sakit swasta maupun pemerintah. Kan ada UU rumah sakit, kalau rumah sakit swasta harus 20 apa 25 persen untuk masyarakat kelas 3. Untuk KIS," ucap politikus PDIP tersebut.

"Jangan sampai Jokowi bagi-bagi KIS, tapi nggak laku di rumah sakit. Itu sama saja mencoreng muka Pak Presiden. Ini PR kita, tanggung jawab," imbuhnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya