Berita

Khofifah, Anies, Ridwan Kamil/Repro

Politik

KONGRES NASDEM

Bidik Sosok Untuk 2024, Anies, Ridwan Kamil Dan Khofifah Dipinang Nasdem?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 | 17:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah nama telah dikantongi Partai Nasdem untuk dijagokan dalam perhelatan politik Pilpres 2024 mendatang. Hal ini menjadi bahasan dalam Kongres II dan Harlah ke-8 Nasdem yang digelar.

Kendati demikian, partai pimpinan Surya Paloh ini masih enggan untuk menyebut nama, meski sejumlah tokoh sudah diisukan dekat, seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, hingga Khofifah Indar Parawansa.

"Hari ini masih terlalu jauh (menyebut nama). Tahun depan saja bisa berubah loh, akan muncul calon pemimpin muda baru," ujar Ketua DPP Nasdem, Irma Suryani Chaniago di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11).


Nantinya, Nasdem akan dinamis melihat perkembangan di lapangan. Jika ada nama baru yang potensial, bukan tidak mungkin bakal dijagokan.

"Jadi tidak bisa ditentukan hari ini. Terlalu bodoh untuk tentukan hari ini udah tunjuk," jelasnya.

Di sisi lain, ada beberapa kriteria yang dinilai ideal bagi Nasdem, yakni memiliki elektabilitas tinggi, kapasitas, dan morlitas yang bagus.  

"Dengan elektabilitas tinggi maka dia didukung rakyat. Orang tersebut punya kapasitas, kapabilitas, dan akuntabilitas. Akuntabilitas itu moral, itu yang disyaratkan Nasdem. Kita lagi lihat-lihat," terangnya.

Selanjutnya, terkait sosok Guberur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diundang dalam acara Kongres-II partai Nasdem apakah masuk dalam kriteria untuk 2024, Irma menjawabnya dengan normatif.

"Anies Baswedan diundang itu sebagai Gubernur karena kita melaksanakan Kongres ini di DKI sebagaimana PDIP melaksanakan kongres di Bali. Beliau (PDI-P) juga mengundang Gubernurnya, kami juga mengundang Gubernur DKI untuk memberikan sambutan. Itu bagian dari penghormatan karena kita ingin membangun partai role model ke depan," demikian Irma.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya