Berita

Laode Ida/RMOL

Nusantara

Ombudsman Minta Pemerintah Bentuk Tim Adhock Kawal Seleksi CPNS

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 12:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ombudsman RI meminta Kementerian Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar membentuk tim khusus yang bersifat adhock untuk mengawal proses seleksi Calon Pegawai Negara Sipil (CPNS) 2019.

"Agar setiap instansi penerima CPNS mempunyai internal complain handling khusus yang bersifat adhock," kata anggota Ombudsman Laode Ida saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (6/11).

Laode mengatakan, tim adhock nantinya berfungsi secara khusus menampung aduan dari para peserta CPNS. Hal itu bertujuan agar proses seleksi CPNS di sekitar 68 kementerian/lembaga dan 461 provinsi dan kabupaten/kota terus mengalami perbaikan.


"Formasi tahun ini 167.111 (peserta) dari 68 kementerian/lembaga dan 461 pemprov, kabupaten dan kota, luar biasa banyaknya. Sehingga ini perlu diantisipasi supaya tidak terjadi kesalahan seperti kelemahan pelayanan tahun lalu," kata Laode.

"Kenapa? Karena memang hanya pada saat proseas penerimaan CPNS itu kementerian membuat help desk," imbuhnya.

Sebetulnya, kata dia, setiap kementerian memiliki help desk, hanya saja tidak optimal dan terkesan formalitas semata. Hal itu berkaca pada proses seleksi CPNS tahun lalu.

"Tahun ini kita harapkan lebih bisa berkepastian memberikan sesuatu yang bisa bernaanfaat langsung memberikan langsung kepada pelamar CPNS," pungkasnya.

Selain Laode, turut hadir saat jumpa pers yaitu Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya