Berita

Wilayah Sahel sebagian besar merupakan padang pasir/Net

Dunia

Militer Perancis Berhasil Bunuh Pimpinan Top Kelompok Militan Di Sahel

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 08:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan Perancis mengklaim berhasil membunuh salah satu pemimpin kelompok militan terkemuka di wilayah Sahel pada Oktober lalu.

Menurut keterangan yang dirilis Kementerian Pertahanan Perancis pada Selasa (5/11), Ali Maychou yang merupakan orang nomor dua yang memimpin Jama'at Nusrat al-Islam wal-Muslimin (JNIM), yakni sebuah kelompok payung bagi gerilyawan yang memiliki hubungan dengan Al Qaeda di Sahara Afrika Barat, berhasil dibunuh oleh pasukan Perancis.

Dikabarkan Reuters, dia dibunuh dalam sebuah operasi militer pada 9 Oktober lalu. Namun tidak dijelaskan lebih jauh soal bagaimana dia terbunuh.


Diketahui bahwa kekerasan yang dilakukan oleh kelompok militan menjamur di Sahel dalam beberapa tahun terakhir. Mereka menjalin hubungan dengan kelompok Al Qaeda dan ISIS melalui Mali tengah dan utara sebagai landasan peluncuran serangan di seluruh wilayah yang sebagian besar padang pasir itu.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya